Foto Bersama, Ketua PW GP Ansor Kalteng bersama GAPKI, Jumat (11/9/2026).
PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat dukungan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini dengan menyalurkan bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Kalteng.
Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalteng Rawing Rambang mengatakan bantuan tersebut berupa peralatan pemadam kebakaran beserta perlengkapannya. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam membantu masyarakat saat terjadi karhutla.
“GAPKI membantu penanganan karhutla sesuai dengan kemampuan yang kami miliki. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung Ansor Kalteng dan Banser dalam membantu masyarakat ketika terjadi kebakaran,” kata Rawing di Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).
Menurut Rawing, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi diperlukan agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat ketika terjadi di lapangan.
Ia menyebut perusahaan perkebunan kelapa sawit memiliki tanggung jawab menjaga areal perkebunan dan lingkungan di sekitarnya dari ancaman kebakaran.
Saat ini, GAPKI Kalteng menaungi sekitar 126 dari 206 perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kalteng.
Selain memberikan dukungan peralatan, GAPKI Kalteng turut mempercepat penyebaran informasi mengenai karhutla kepada perusahaan anggota. Langkah tersebut diharapkan membuat perusahaan dapat segera mengambil tindakan apabila terjadi kebakaran.
“Kami berharap seluruh perusahaan kelapa sawit dapat bergabung sehingga koordinasi dan penanganan ketika terjadi karhutla bisa semakin cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Kalteng Arjoni mengapresiasi dukungan GAPKI berupa bantuan peralatan pemadam kebakaran.
Ia mengatakan peralatan tersebut akan digunakan Banser untuk membantu penanganan karhutla, terutama di wilayah yang membutuhkan tambahan personel dan peralatan pemadaman.
Selain mengerahkan personel ke lapangan, GP Ansor Kalteng juga membantu masyarakat yang terdampak kabut asap. Salah satunya melalui penyediaan rumah oksigen di wilayah pinggiran Kota Palangka Raya.
“Sinergi dengan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat penanganan karhutla sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana asap,” Pungkas Arjoni. (Red)
