PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat peran dunia usaha dalam penanggulangan bencana di daerah. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Ketua Umum KADIN Kalteng bersama para Ketua KADIN Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah yang digelar secara daring, Senin (24/8/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua Umum KADIN Kalteng Rahmat Nasution Hamka tersebut membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus langkah dunia usaha dalam membantu masyarakat yang terdampak. KADIN menilai keterlibatan dunia usaha diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.
Dalam arahannya, Rahmat mengatakan dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan dukungan ketika masyarakat menghadapi bencana. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai bentuk, mulai dari penyaluran bantuan logistik, penyediaan armada, pembentukan posko usaha, hingga membantu proses pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM yang terdampak bencana.

“Kita tidak bisa hanya menunggu. Jaringan KADIN sampai ke 14 Kabupaten/Kota harus jadi garda terdepan membantu. Data sumber daya yang kita miliki dan aset usaha bisa kita gerakkan untuk percepatan penanganan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, KADIN Kalteng dan jajaran KADIN Kabupaten/Kota menyepakati sejumlah langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan. Salah satunya adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana di tingkat provinsi yang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya koordinasi dunia usaha ketika terjadi bencana.
Selain pembentukan satgas, KADIN juga akan mendorong pendataan kebutuhan masyarakat terdampak. Pendataan tersebut diperlukan untuk mempermudah fasilitasi bantuan sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat dan pelaku usaha yang terkena dampak bencana.
Langkah lainnya adalah memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI-Polri, serta pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan. Dengan koordinasi tersebut, sumber daya yang dimiliki dunia usaha diharapkan dapat dimobilisasi secara tepat dan tidak tumpang tindih dengan upaya penanganan yang dilakukan pemerintah.
Dalam rapat koordinasi tersebut, para Ketua KADIN Kabupaten/Kota se-Kalteng juga menyampaikan kondisi daerah masing-masing serta kesiapan sumber daya yang dapat dimobilisasi apabila terjadi bencana.
KADIN Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung penanggulangan bencana. Selain membantu masyarakat terdampak, keterlibatan dunia usaha juga diarahkan untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi dan mempercepat pemulihan usaha di daerah.
Dengan jaringan KADIN yang mencakup 14 Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah, dunia usaha diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan pendukung dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi setelah bencana.
