Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. IST
BALIKPAPAN, BATUAH.CO — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyapa tokoh-tokoh Dayak di Kalimantan Timur dalam pertemuan di Restoran Laut Biru, Balikpapan. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat.
Sejumlah tokoh hadir dalam pertemuan itu. Mereka berasal dari Dewan Adat Dayak (DAD) Balikpapan, komunitas Dayak Kenyah, Lundayeh, Dayak Paser, Dayak Paser Balik, Kapakat Isen Mulang, hingga perwakilan Dusmala.
Pada kesempatan tersebut, Agustiar menegaskan pentingnya hubungan emosional antarwarga Dayak lintas provinsi. Menurutnya, hubungan tersebut menjadi fondasi untuk menjaga keharmonisan sosial dan budaya.
“Silaturahmi ini menjadi jembatan untuk mempererat kebersamaan. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam menciptakan suasana kondusif bagi pembangunan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Selain itu, ia menilai masyarakat adat memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Masyarakat adat tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga ikut mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Karena itu, pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesepahaman antara masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Dengan kolaborasi yang solid, kedua daerah dinilai dapat mendorong pembangunan sekaligus melestarikan nilai budaya. (Red)
