Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko. IST
PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan pentingnya komitmen sektor swasta dalam menjaga infrastruktur daerah. Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Aula Manggatang Tarung, Dinas PUPR Kalteng, Kamis (16/4/2026).
Ia menilai jalan memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemeliharaan infrastruktur perlu dilakukan secara optimal, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Jalan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pemeliharaan infrastruktur harus dilakukan secara optimal, terlebih dalam kondisi keterbatasan anggaran saat ini,” ujarnya.
Yuas menjelaskan kondisi fiskal saat ini menuntut sinergi kuat antara pemerintah dan dunia usaha. Ia menyebut kewajiban CSR sebesar 2 persen yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 dapat dimaksimalkan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap daerah.
Menurutnya, perusahaan dapat menjadi mitra strategis dalam pemeliharaan jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan teknis program akan diatur melalui forum koordinasi yang ada. Program tersebut akan dievaluasi secara berkala oleh Gubernur Kalimantan Tengah untuk memastikan pelaksanaannya berjalan efektif.
Lebih lanjut, Yuas menegaskan komitmen ini telah diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas. Fokus program diarahkan pada pemeliharaan fungsional, bukan pembangunan baru.
“Pelaksanaannya berupa perbaikan kerusakan, penutupan lubang, hingga memastikan jalan dapat berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Red)
