Wagub Kalteng Edy Pratowo. IST
PALANGKA RAYA, BATUAH.CO — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan DPRD Kalteng memperkuat sinergi dalam pembahasan kebijakan pemerintahan dan pembangunan daerah. Sejumlah agenda strategis menanti pada masa persidangan berikutnya, termasuk pembahasan perubahan APBD 2026 dan APBD 2027.
Agenda tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Ke-9 (Penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus Rapat Paripurna Ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026).
“Pemprov Kalteng bersama DPRD telah membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda) strategis selama Masa Persidangan III,” katany, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo.
Pembahasan tersebut berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Memasuki masa persidangan berikutnya, Pemprov Kalteng dan DPRD akan membahas sejumlah agenda baru. Salah satunya Raperda Kumulatif Terbuka tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Keduanya juga akan membahas Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2027. Pembahasan kedua dokumen anggaran tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Diharapkan seluruh agenda pembahasan dapat berjalan efektif dan konstruktif dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta kebutuhan pembangunan Kalimantan Tengah,” kata Edy.
Edy mengatakan pemerintah daerah dan DPRD perlu terus memperkuat koordinasi dalam setiap pembahasan kebijakan. Sinergi tersebut diperlukan agar kebijakan yang lahir memiliki arah yang jelas dan sesuai kebutuhan daerah.
Menurutnya, kerja bersama Pemprov Kalteng dan DPRD juga dapat memperbaiki tata kelola pemerintahan. Selain itu, sinergi tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dimulainya Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026, Pemprov Kalteng dan DPRD kembali menghadapi agenda pembahasan strategis. Perubahan APBD 2026 dan penyusunan APBD 2027 menjadi bagian dari agenda yang akan mereka bahas bersama. (Red)
