PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kalimantan Tengah menerjunkan puluhan personel untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah kesibukan harian yang padat, para anggota Banser mengatur waktu agar tetap dapat turun langsung ke titik api. Aksi nyata ini menjadi bukti komitmen Banser dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana asap.
Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Kalteng, Arjoni, menegaskan bahwa aksi pemadaman ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang diajarkan para pendiri organisasi. Kehadiran Banser di tengah musibah merupakan kewajiban moral yang harus ditunaikan tanpa ragu.
Sebagai badan otonom Ansor, Banser selalu siap hadir dalam kegiatan keagamaan maupun aksi kemanusiaan.
“Banser terus kita turunkan untuk pemadaman karhutla. Alhamdulillah sahabat-sahabat Banser ini semangat membantunya,” kata Arjoni ditanya wartawan.
Arjoni mengapresiasi dedikasi tinggi para kader yang pantang menyerah menembus asap dan mengendalikan kobaran api di lapangan.
Seluruh operasional pemadaman ini murni berasal dari swadaya pengurus Ansor dan jajaran Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser Kalteng. Selain dana mandiri, dukungan dari berbagai pihak turut memperkuat aksi Banser di lapangan.
“Untuk operasional kita swadaya dari pengurus Ansor dan jajaran Satkorwil Banser Kalteng. Alhamdulillah kemarin kita dibantu mesin dari GAPKI, ini kita maksimalkan,” tegas Arjoni.
Sementara itu, Kepala Satkorwil Banser Kalteng, Ariton Kholiq, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan sistem bergilir untuk menjaga kondisi fisik anggota. Setiap hari, Banser menyiagakan 15 personel yang terbagi ke dalam tiga regu pemadam. Pengaturan ini memastikan ketersediaan tenaga medis dan stamina anggota tetap terjaga saat menjalankan tugas berat.
“15 orang ini rolling tiap hari, karena tidak semua bisa tiap hari. Jadi sistem rolling agar bisa istirahat dan bergantian,” ujar Ariton Kholiq.
Ia menambahkan bahwa tim Banser telah aktif menangani karhutla secara konsisten selama satu bulan terakhir di wilayah-wilayah rawan kebakaran. Saat ini, Banser menyiagakan tiga unit mesin pompa pemadam lengkap untuk mengamankan wilayah Kota Palangka Raya. Ketersediaan sarana pendukung ini berkat hasil swadaya kader serta kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
Pengurus Banser memastikan akan terus memaksimalkan seluruh peralatan hingga ancaman karhutla sepenuhnya mereda. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra GP Ansor Banser dan juga masyarakat yang memberikan support kepada petugas di lapangan,” pungkasnya.(red)
