Suasana salah satu siswa ikut Try Out. IST
PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Antusiasme tinggi ditunjukkan siswa kelas XII di Kalimantan Tengah saat mengikuti Try Out UTBK Huma Betang yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi sarana latihan sekaligus persiapan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menuju perguruan tinggi.
Try out tersebut membantu siswa memahami pola soal, melatih manajemen waktu, serta memberikan gambaran nyata pelaksanaan ujian.
Salah satu peserta, Muhammad Dimas Al Kadri dari SMKN 1 Palangka Raya, mengaku kegiatan ini memberi pengalaman berharga. Ia merasa lebih memahami mekanisme UTBK dan memperoleh tambahan wawasan baru.
“Melalui try out ini, saya jadi tahu bagaimana pelaksanaan UTBK yang sesungguhnya. Selain itu, saya juga mendapatkan wawasan dan pengetahuan tambahan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Peserta lain, Falisha Firyal Hastida dari SMAS IT Hasanka Palangka Raya, menilai soal try out cukup menantang. Ia menyebut keterbatasan waktu dan materi menjadi tantangan utama.
Falisha mengatakan dirinya belajar melalui buku dan platform daring. Meski belum menguasai seluruh materi, ia merasa try out ini membantu mengenali kelemahan belajar.
“Dari try out ini saya jadi tahu kekurangan saya,” tuturnya.
Ia juga berencana melanjutkan studi ke Universitas Airlangga Surabaya pada jurusan Kedokteran Gigi. Ia ingin berkontribusi di bidang kesehatan dan menilai kampus tersebut memiliki kualitas pendidikan yang baik.
Peserta lainnya, Muhammad Fachrudin Arrozie, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai soal matematika cukup sulit, sementara waktu pengerjaan terasa terbatas.
Namun, ia tetap menganggap try out ini sangat membantu dalam persiapan UTBK. Ia juga berterima kasih karena kegiatan ini diberikan secara gratis kepada seluruh siswa kelas XII di Kalimantan Tengah.
Fachrudin berencana melanjutkan studi di Universitas Palangka Raya pada jurusan Teknik Sipil. Ia memilih kampus tersebut karena dekat dengan daerah asal dan memiliki prospek kerja yang luas. (Red)
