Mukhlas Roziqin
PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Jelang pemilihan Ketua PWNU Kalimantan Tengah, situasi mulai menghangat seiring beredarnya sejumlah nama kader potensial yang digadang-gadang maju dalam bursa kandidat. Munculnya figur-figur tersebut dinilai sebagai sinyal positif bagi masa depan Nahdlatul Ulama (NU) di Bumi Tambun Bungai.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PWNU Kalimantan Tengah, Dr. M. Roziqin, menyikapi fenomena tersebut dengan rasa bangga dan kagum. Menurutnya, banyaknya kader yang siap tampil menunjukkan NU Kalteng memiliki kekuatan internal yang solid dan berkelanjutan.
Ia menilai para kader yang muncul tidak hanya membawa kapasitas personal, tetapi juga komitmen untuk membawa NU Kalteng ke arah yang lebih baik. “Mereka diyakini mampu menghadirkan program-program yang lebih agresif, progresif, dan berdampak nyata bagi warga Nahdliyyin, khususnya di akar rumput,” ujarnya.
Dr. Roziqin menegaskan, potret ini merupakan buah dari proses kaderisasi yang berjalan dengan baik selama ini. Menurutnya, justru akan menjadi tanda bahaya apabila kader yang muncul hanya sedikit atau itu-itu saja. “Banyaknya kader potensial adalah indikator sehatnya organisasi,” katanya.
Ia menambahkan, warga Nahdliyyin patut berbangga atas kondisi tersebut. “Warga Nahdliyyin musti bangga, sebab dengan banyaknya kader potensial yang layak memimpin NU Kalteng ke depan, itu mengartikan bahwa kaderisasi berjalan baik dan stok kader sangat memadai,” ungkapnya.
Lebih jauh, Dr. Roziqin menyebut kondisi ini sekaligus mematahkan stigma lama yang kerap diarahkan kepada NU. “Adagium orang luar yang mencibir bahwa ‘NU itu orangnya itu-itu saja’ kini terbantahkan secara nyata,” tegasnya.
Sebagai Ketua LAKPESDAM PWNU Kalteng periode 2021–2026, Dr. Roziqin berharap dinamika bursa calon Ketua PWNU Kalteng ini dapat disikapi secara dewasa dan konstruktif. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan adalah keniscayaan, namun persatuan, khidmat, dan kemaslahatan jam’iyah harus tetap menjadi tujuan utama NU Kalteng ke depan.
Adapun nama yang muncul sebagai kandidat calon ketua, yakni HM Wahyudie F Dirun, Prof Ahmad Dakhoir, Suhardi, Rahmat Nasution Hamka, Prof Abdul Helim, Nuryakin dan Syahrun. Selain itu ada juga nama Syamsuri Yusuf dan Awaludin. Bth/Red
