Foto Bersama, Wagub Kalteng dengan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Wanita Karya. IST
PALANGKA RAYA, BATUAH.CO – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, berharap kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Wanita Karya (DPD HWK) Provinsi Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2031 mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan di era digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan tantangan global saat ini membuat peran perempuan semakin strategis dalam berbagai sektor pembangunan. Karena perempuan kini tidak lagi hanya berperan sebagai pendukung. Perempuan juga menjadi aktor utama dalam mendorong kemajuan daerah.
“Di era transformasi digital dan tantangan global saat ini, peran perempuan tidak lagi sekadar pendukung, melainkan aktor utama dalam pembangunan daerah,” ujar Edy saat menghadiri kegiatan di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Selasa (13/1/2026).
Mantan Bupati Pulang Pisau itu berharap pengurus HWK yang baru dilantik dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Ia mendorong HWK untuk bersinergi dengan berbagai program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kerja sama tersebut penting, terutama dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Edy juga mengingatkan agar HWK tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial. Organisasi perempuan itu diharapkan menghadirkan program kerja yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Jadilah wadah bagi perempuan Kalimantan Tengah untuk meningkatkan skill dan wawasan agar mampu bersaing secara sehat di berbagai sektor profesi,” katanya.
Selain meningkatkan kapasitas perempuan, Edy juga berharap HWK menanamkan nilai kepedulian sosial dalam setiap kegiatannya.
Ia menilai nilai kearifan lokal seperti Huma Betang dan Belom Bahadat penting untuk menjadi landasan gerakan organisasi.
Nilai tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, empati, dan saling menghormati dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Mari kita bergotong royong dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)
